Desa Wiroditan

Kec. Bojong
Kab. Pekalongan - Jawa Tengah

Artikel

Edukasi Sejak Dini, Mahasiswa Undip Ajak Siswa SDN 01 Wiroditan Bijak Gunakan Listrik

Administrator

02 Februari 2026

61 Kali dibuka

WhatsApp_Image_2026-02-02_at_09-55-14

Potret Muhammad Haikal Karim, mahasiswa Teknik Elektro Universitas Diponegoro, setelah melakukan sosialisasi bahaya boros listrik kepada siswa kelas 4, 5, dan 6 di SD Negeri 01 Wiroditan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah. (19/01/2026)

(Sumber: Dokumen KKN) 

PEKALONGAN – Perilaku boros listrik merupakan kebiasaan buruk yang masih sering ditemukan di berbagai kalangan masyarakat, terutama pada anak-anak yang belum memiliki pemahaman mendalam mengenai dampak negatif dari penggunaan energi yang tidak terkontrol. Di Desa Wiroditan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, fenomena ini menjadi perhatian serius bagi tenaga pendidik di sekolah dasar. Merespons kekhawatiran para guru, Muhammad Haikal Karim, mahasiswa Teknik Elektro yang tergabung dalam Tim 58 KKN Universitas Diponegoro, hadir memberikan solusi melalui sosialisasi bertajuk “Menjadi Pahlawan Energi: Kenapa Kita Tidak Boleh Boros Listrik”.

Kegiatan edukatif ini dilaksanakan pada Kamis (19/01) dengan menyasar siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 SDN 01 Wiroditan. Dalam pemaparannya, Haikal mengemas materi secara menarik untuk menarik minat anak-anak, dimulai dengan mendeskripsikan apa itu perilaku boros listrik dalam kehidupan sehari-hari. Contoh nyata yang diangkat meliputi kebiasaan membiarkan lampu tetap menyala di siang hari, televisi yang dibiarkan menyala tanpa penonton, hingga kipas angin yang terus berputar meski ruangan sudah kosong. Tak lupa, ia juga menyoroti kebiasaan kecil yang sering dianggap remeh, seperti membiarkan charger ponsel tetap terpasang pada stopkontak meski pengisian daya sudah selesai.

Lebih dari sekadar mematikan alat elektronik, Haikal menjelaskan rangkaian dampak panjang yang mengintai di balik perilaku boros energi. Para siswa diberikan pemahaman bahwa konsumsi listrik yang berlebih tidak hanya mengakibatkan tagihan listrik membengkak bagi orang tua, tetapi juga berkontribusi pada pemanasan global dan menipisnya sumber daya energi di bumi. Haikal juga menekankan aspek keselamatan dengan menjelaskan bahaya korsleting atau hubungan arus pendek listrik yang dapat memicu kebakaran jika penggunaan perangkat elektronik dilakukan secara tidak bertanggung jawab.

Suasana sosialisasi menjadi semakin hidup ketika narasumber mengajak para siswa berinteraksi melalui sesi tanya jawab. Dengan pendekatan yang ramah, Haikal memberikan pertanyaan-pertanyaan interaktif seputar cara menghemat energi, seperti membiasakan mencabut steker elektronik setelah dipakai, pentingnya mengingatkan anggota keluarga lain untuk mematikan lampu, hingga tips memilih perangkat elektronik yang hemat energi. Sebagai bentuk apresiasi, anak-anak yang berani menjawab pertanyaan diberikan hadiah berupa makanan ringan (snack), yang seketika meningkatkan antusiasme di dalam kelas.

Meski pada awalnya para murid terlihat sedikit malu-malu untuk berbicara di depan teman-temannya, dorongan semangat dari narasumber membuat mereka akhirnya aktif berpartisipasi. Dinamika kelas yang interaktif ini menunjukkan bahwa pesan-pesan edukasi dapat diterima dengan baik oleh anak-anak. Respons positif dan umpan balik yang diberikan selama sosialisasi membuktikan bahwa mereka mulai menyadari peran penting mereka sebagai individu dalam menjaga keberlanjutan energi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa SDN 01 Wiroditan tidak hanya sekadar memahami teori, tetapi mampu menanamkan nilai-nilai bijak energi dalam karakter mereka sejak dini. Dengan beralih dari kebiasaan boros menuju gaya hidup hemat listrik, generasi muda di Desa Wiroditan diharapkan mampu menjadi "Pahlawan Energi" yang tidak hanya membantu ekonomi keluarga, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik.

Komentar yang terbit pada artikel "Edukasi Sejak Dini, Mahasiswa Undip Ajak Siswa SDN 01 Wiroditan Bijak Gunakan Listrik"

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Aparatur Desa

Kepala Desa

WALUYO

Sekretaris Desa

SITI IRAWATI

Kasi Kesejahteraan & Pelayanan

MUHAMMAD SYARIF HIDAYATULLAH

Kasi Pemerintahan

SALOKO

Kaur Keuangan

FENTI ARISKA

Kaur Umum Dan Perencanaan

SUTIKYO

Kadus 1

LISTYA BUDI

Kadus 2

DULWACHID

Kadus 3

KHAIRUNISA

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Desa Wiroditan

Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah

Sinergi Program

Komentar

Media Sosial

Statistik Pengunjung

Hari ini:57
Kemarin:36
Total:18.338
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:18.97.14.88
Browser:Tidak ditemukan

Transparansi Anggaran

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

AnggaranRealisasi
Rp 1.693.310.600,00Rp 0,00

Belanja

AnggaranRealisasi
Rp 1.750.717.586,00Rp 0,00

APBDes 2025 Pendapatan

Lain-lain Pendapatan Asli Desa

AnggaranRealisasi
Rp 89.000.000,00Rp 0,00

Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 1.206.425.000,00Rp 0,00

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

AnggaranRealisasi
Rp 40.355.100,00Rp 0,00

Alokasi Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 355.440.500,00Rp 0,00

Lain-lain Pendapatan Desa Yang Sah

AnggaranRealisasi
Rp 2.090.000,00Rp 0,00

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 584.952.601,00Rp 0,00

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 791.432.000,00Rp 0,00

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 167.978.000,00Rp 0,00

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

AnggaranRealisasi
Rp 147.523.000,00Rp 0,00

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

AnggaranRealisasi
Rp 58.831.985,00Rp 0,00

Lokasi Kantor Desa

Latitude:-6.954838942297599
Longitude:109.60949282629723

Desa Wiroditan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan - Jawa Tengah

Buka Peta

Wilayah Desa